Adventus
di balik
jendela,
berdiri si ibu,
memandang langkah anaknya yang kian mendekat.
di depan pintu,
duduk si ibu,
menyambut anaknya dengan sekumpul tanya.
di dalam rumah
ada cerita,
tentang yang lalu dan yang akan datang.
(Desember 2020)
Hari Ini di Kelas
hari ini di
kelas:
ada ribut yang
gelisah
ada tenang yang
hampir pamit
kursi-kursi
berteriak
pintu dan
jendela merengut
ada yang masih
setia, tapi lesu
“begitukah wajah
pertiwi nanti?”
pena dan buku
meratap
(April 2021)
Baca juga: Kumpulan Pantun Frater-Frater Unit Efrata
Kita, Sepasang
kita sepasang
kaki
pada tanah yang
miskin asa
kita tanam
sejuta hidup, luas sekali
lalu laut jadi
tempat tidur sebentar
kita sepasang
tangan
merawat rindu
pada lembar-lembar kusam
lalu tidur
selepas desah napas masing-masing
tapi, kita jauh
sekali
kita, dua hati
yang terlalu ingat diri
lupa tempat kita
berpijak
angkuh pada
tangan yang setia merawat
:terdampar pada
sepi yang suram
menyiksa
(Agustus 2021)
Oratio
mencintaimu adalah berdoa
saat hati selalu sejalan dengan mulut
untuk satu pinta yang paling tulus
akankah kita dapat bersua pada amin yang
sama?
semoga.
(Juli 2020)
Baca juga: Puisi-Puisi Jepo Sulaona
Mantap teman dan truslah berjuang
BalasHapussiap kaka
Hapusterima kasih kae
BalasHapus