Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Surat dari Sumitro | Puisi Naldy Roo

Surat dari Sumitro Biniku..... Ini aku Sumitro calon suamimu... Aku menuliskan surat ini Karena aku sangat merindukanmu.... Dan ku tahu kau juga pasti sangat merindukanku.... Eh...Aku hampir lupa menanyakan kabarmu.... Semoga kau baik-baik saja... Aku juga baik-baik saja....   Biniku... Aku telah bertemu dengan bapak dan emakmu.... Bapakmu telah berjanji akan mengawinkanku denganmu.... Aku memang tak pandai bercakap-cakap dengan bapakmu.... Tetapi ia telah berjanji akan mengawinkanku dengan dirimu..... Biniku Aku minggat dari rumah bukan aku tak mencintaimu.... Aku hanya ingin pergi sejauh mungkin supaya aku dapat merasakan bagaimana merindukan dirimu.... Biniku Jika engkau merindukanku Balaslah suratku ini.... Biniku Kau tak usah mencemaskanku Karena aku bisa menjaga diriku Aku berjanji untuk pulang mengawinimu.... Biniku Sekian dulu surat dariku.... Keretaku hampir tiba... Jangan lupa kau sampaikan salamku   untuk bapak...

Mimpi Malam Natal | Cerpen Naldy Roo

Aku tak pernah bertemu dengannya. Namun, sore itu ia membuat diriku bertanya-tanya dalam hati atas apa yang ia katakan padaku. Aku sedikit berpikir dalam hati, mungkin ia orang gila yang tidak tahu apa-apa tentang Tuhan. Apalagi usianya yang sudah tua membuatnya berbicara tak karuan. Namun, aku selalu dihantui oleh kata-katanya. Seakan-akan ia menghipnotisku. *** Tetesan hujan terakhir terlihat jatuh membasahi daun-daun yang ada tepat di depan kamarku. Aku meraih jaketku dan memutuskan untuk pergi menuju warung kopi Pak Somat. Bekas air hujan masih terlihat di jalanan dan anak-anak menari-nari sambil mengejar larung yang selalu hadir setelah hujan pergi. Aku hanya tersenyum melihat anak-anak itu dan berpikir, mungkin dulu aku juga seperti mereka.  Baca juga:  Cerita Desa Kami | Oleh Valentino* Aku terus melangkah menuju warung Pak Somat, sambil sesekali menikmati alunan musik natal yang mulai berkumandang dari setiap sudut rumah. Alunan musik natal itu mengingatkanku kalau...