Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Kompetisi Efrata Futsal League Resmi Digelar

(Apel pembukaan Liga Futsal Efrata) Efrata-News, 23 Agustus 2020. Untuk pertama kalinya, unit Efrata-Gere menyelenggarakan kompetisi bergengsi yakni Liga Futsal Efrata (EFL) setelah unit ini resmi dipakai oleh para frater dari unit campuran. Pergelaran EFL dibuka dengan acara pembuka, yang dipimpin langsung oleh Fr. Evans Kaha. Adapun Fr. Noldy Sema, didapuk sebagai pembina upacara. Dalam upacara singkat itu, Fr. Noldy menuturkan bahwa, pertandingan yang digelar mesti dijalankan dengan penuh persaudaraan, tanpa menimbulkan konflik yang merugikan. Kompetisi EFL digelar dengan menggunakan sistem liga. Tiap tim akan saling bertemu dan bertanding merebut poin. Tim yang nantinya selalu meraih poin penuh di tiap laga tentunya akan keluar sebagai juara liga. Tim-tim yang menjadi partisipan dibagi dan diatur sesuai dengan jumlah meja di kamar makan, mulai dari tim Meja 1 hingga tim Meja 6. Meja 2 Berhasil Melumat Meja 5 Usai upacara pembuka dilangsungkan, laga perdan...

Galeri Bulan Agustus | Unit Efrata Gere

Unit St. Vincentius a Paulo Gere merupakan salah satu rumah formasi baru dalam Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero. Rumah formasi ini akrab dikenal dengan nama Unit Efrata Gere ini baru dimulai pada pertengahan Agustus ini.  Saat ini Unit Efrata ini dihuni oleh 31 frater calon imam dan misionaris Serikat Sabda Allah. Mereka dibimbing oleh dua Prefek, yakni P. Ande Sau, SVD dan P. Anton Camnahas, SVD. Inilah Cerita Efrata bulan Agustus:  (Para Bentara Sabda-Kenangan Pembaharuan Kaul 15 Agustus 2020) (Fr. Odel membaharui kaul kebiaraanya) (Makan malam 17 Agustus) (Skill tuh begitu, kata Fr. Mike) (Fr. Tino, Pekerja di Ladang Tuhan) (Unit mandiri, unit berdikari) (Staf Unit Gere, dibawa komando Fr. Defri Ngo) (Apel pembukaan pertandingan futsal antar meja) (Meja 2 vs Meja 5) (Nanti kita cerita tentang pertandingan hari ini) Baca juga: -  Puisi-puisi Rommy Sogen -  Toleransi dan Pers...

Puisi-puisi Rommy Sogen

( Rommy Sogen ) Pada Akhirnya Pada akhirnya kita usai segala remuk harus diteguk segala resah harus dibenam Walau isak tangis tak kuasa sesungguhnya repih-repih sesal ini masih bertengger entahlah, tapi yang terpenting untuk kita,segalanya harus diakhiri Sebab menumpuk rindu di jalanan ini sama dengan menanam duri tertajam dan menginjaknya dengan sengaja lalu menyesal sesat dengan mengatai diri tanpa malu begitulah kita manusia, sadar ketika sudah jatuh Kupik i r sekali lagi dan akhirnya sudahlah tulusmu sampai di sini sudahlah setiamu berakhir ditapal kenyamanan ini Pada akhirnya kita selesai maaf kali ini kita mesti tegas agar kelak jalan ini tidak tertebas oleh sepi kita yang semakin bebas Pada akhirnya kita bebas merdeka mencintai mereka semua Merdeka!!! Efrata , 19-08-20 Minggu Kelabu : Sapardi Djoko Damono Benang-benang pada sapu tangan kenangan Masih kau raju...