Langsung ke konten utama

Black Horse Taklukkan OMK Wairpelit 2-0 dalam Laga Persahabatan


Black Horse Taklukkan OMK Wairpelit 2-0 dalam Laga Persahabatan   

 

            Ledalero – Tim sepak bola Unit Efrata, yang dikenal dengan julukan Black Horse, sukses meraih kemenangan dalam laga persahabatan melawan OMK Wairpelit. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 16 Februari, di Lapangan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.

        Kemenangan Black Horse tidak lepas dari kerja sama tim yang solid di bawah komando sang kapten, Fr. Happy Putra. Pemain bernomor punggung 11 itu turut menyumbangkan satu gol di babak kedua, sekaligus memastikan kemenangan bagi timnya.

        Laga dimulai dengan tempo tinggi. Baru berjalan dua menit, Black Horse langsung membuka keunggulan lewat gol cepat yang dicetak oleh striker andalan, Fr. Lodri Hurint. Sepakan kaki kanan Lodri mengarah tajam ke gawang lawan, membuat tim tuan rumah unggul 1-0. Gol ini sekaligus membungkam keraguan suporter Black Horse yang sebelumnya menilai ketajaman lini depan tim belum optimal. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

      Memasuki babak kedua, tim tamu mencoba bangkit dengan melancarkan sejumlah serangan. Namun, kokohnya lini pertahanan Black Horse membuat OMK Wairpelit kesulitan menembus barisan belakang tuan rumah. Upaya tim tamu semakin sulit setelah Fr. Utak alias Happy Putra sukses mencetak gol kedua bagi Black Horse. Tembakan akuratnya memastikan kemenangan 2-0 bagi tim tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.

        Pertandingan yang berlangsung selama 2x30 menit ini tidak hanya berjalan sportif, tetapi juga penuh keakraban. Laga ini merupakan salah satu program yang digagas oleh seksi olahraga Unit Efrata pada semester ini. Selain itu, pertandingan ini bertujuan untuk mempererat hubungan persahabatan dengan OMK Wairpelit.

     “Pertandingan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momen kebersamaan serta untuk menjaga kebugaran tubuh,” ujar Vian Koten, Wakil Ketua Seksi Olahraga, dalam sebuah wawancara seusai pertandingan.

      Dengan kemenangan ini, Black Horse semakin percaya diri dalam menghadapi laga-laga berikutnya. Semangat sportivitas dan persahabatan yang terjalin dalam pertandingan ini diharapkan terus berlanjut di masa mendatang.


Peliput berita    : Tim Akademik

Editor               : Sean Leon

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Hujan Gol di Wairpelit: Efrata FC Mengamuk, Smile FC Tersungkur 6–3!”

  “Hujan Gol di Wairpelit: Efrata FC Mengamuk, Smile FC Tersungkur 6–3!”      Pertandingan penuh tensi tersaji dalam ajang internal Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero pada Senin sore, 30 Maret 2026 di Lapangan Wairpelit. Di bawah langit yang mulai meredup dan sorakan penonton yang menggema, Efrata FC tampil luar biasa dengan menundukkan Smile FC dengan skor meyakinkan 6–3 dalam laga yang sarat emosi dan determinasi.      Sejak menit awal, Efrata FC langsung menunjukkan intensitas tinggi. Aliran bola cepat, pressing ketat, dan kerja sama yang solid membuat Smile FC tertekan. Waldus menjelma menjadi mimpi buruk bagi lini belakang lawan dengan torehan tiga golnya yang lahir dari ketajaman insting dan ketenangan dalam penyelesaian akhir. Setiap golnya disambut gemuruh penonton yang semakin membakar semangat tim.      Tak hanya Waldus, Ois dan John juga tampil gemilang. Keduanya menambah pundi-pundi gol sekaligus memastikan dominasi Efrata t...

Refleksi Tentang Rumah Efrata dan Pengalaman yang Menyertainya

Refleksi Tentang Rumah Efrata dan Pengalaman yang Menyertainya "Rumah" sebuah istilah kompleks yang sarat makna. "Rumah" dalam bahasa Inggris merujuk pada dua kemungkinan yang bergantung pada konteks pemakaian kata tersebut, yakni ' House ' diartikan sebagai sebuah bangunan (fisik) tempat orang dapat berteduh dan ' Home ' lebih merujuk pada situasi, suasana yang mana seseorang merasa betah dan nyaman dalam satu family (keluarga), itulah mengapa orang katakan  home sweet home , suasana rumah yang penuh kasih dan sayang, tempat orang-orang berjumpa dalam cinta. Karena itu, katakan saja 'Efrata is our home'.  Rumah Efrata sebuah tempat yang bukan sekadar bangunan fisik melainkan juga berjiwa. Jiwa sebuah rumah datang dari atmosfer yang dibangun oleh para penghuninya, jiwa memberikan warna pada tubuh fisik sebuah rumah. Misalnya, sebuah rumah dengan halaman bunga kering, orang bisa memperoleh gambaran diri para penghuninya. Sebaliknya, halaman r...

Umpan, Serang, dan Gol!

Efrata-News, 30 Agustus 2020. Motivasi ini merupakan tekad bulat dan basis utama dari sosok kapten tim Meja 3,   Fr. Tino Herin, yang menjadi pahlawan kemenangan membekuk tim Meja 2 dengan skor tipis 4-3. Raihan poin penuh dibawa pulang lewat kemenangan dramatis yang dicetak sang kapten sendiri. Fr. Tino Herin menjadi mimpi buruk yang mengubur harapan Meja 2. Mentalnya yang kuat kembali dibentuk, usai pekan lalu dilibas 12 gol oleh tim Meja 4. (Meja 2 vs Meja 3) Sang kapten mengatakan bahwa, mereka layak menang karena telah bekerja keras dan membentuk spirit “kesetanan” dalam tim, berupa “umpan, serang, dan gol”. Fr. Tino Herin menularkan gelora semangat kepada rekan setimnya untuk wajib menang. Alhasil, spirit tersebut terwujud. Tim Meja 3 pun terhindar dari kekalahan beruntun. Lain halnya dengan Fr. Tino Herin, kapten Meja 2 Fr. Dus Puka tertunduk lesu usai upaya berbagi angka menjadi pupus, lantaran kecolongan di menit-menit akhir pertandingan. Namun, Fr. D...