Memasuki era baru, Unit Efrata Gere
mengadakan pergantian staf unit pada tanggal 14 Januari 2022. Dalam pemilihan
ini, Fr. Piu Ngey SVD
terpilih menjadi ketua, Fr. Paskal Kedang
SVD sebagai
wakil,
Fr. Ronny Subun SVD
sebagai sekretaris, dan Fr. Orlis Asang SVD sebagai bendahara.
Terpilihnya staf baru ini membawa angin segar dengan visi misi yang baru dan
tentunya juga dengan program-program kerja yang baru sebagai bukti nyata dalam
memimpin Unit Efrata selama beberapa
bulan ke depan. Dalam penyusunan program-program ini,
para staf dibantu oleh para frater penghuni Unit Efrata lainnya yang telah
dibagi dalam beberapa seksi, seperti seksi liturgi, seksi PU, seksi musik vokal, dan masih banyak seksi
lainnya. Setelah merancang dan menyusun program-program itu, tepat pada Rabu (26 Januari 2022) pukul
17:30 sampai selesai, Unit
Efrata Gere mengadakan pemaparan program-program yang telah disusun dan
dirancang bersama antara staf dan seksi-seksi. Dalam pemaparan program-program
itu, Fr. Piu Ngey SVD
selaku ketua unit baru membacakan seluruh program dan tugas dari setiap seksi.
Hadir juga dalam pertemuan ini P. Anton
Camnahas SVD dan P. Simeon Bera Muda SVD selaku
prefek unit. Dalam pemaparan program-program itu, setiap anggota unit diberi kesempatan
untuk menyampaikan usulan ataupun saran demi kepentingan dan kesuksesan kegiatan
bersama di Unit Efrata Gere. Pada kesempatan ini, Fr. Ventus Wedjo SVD menyampaikan usulan kepada Seksi Kemandirian Unit
agar lebih memperhatikan aset-aset unit seperti hasil kebun dan buah-buahan,
yang menjadi aset utama di Unit Efrata. Adapun Fr. Niko Beburak SVD selaku ketua
Seksi Kemandirian Unit menyampaikan agar
seluruh anggota unit selalu bekerja sama demi menjaga
aset-aset unit terutama hasil unit
berupa buah-buahan. Adapun seksi-seksi lain menjelaskan
secara rinci terkait program dan tugas yang harus mereka jalankan. Pater Anton
selaku prefek unit menekankan agar setiap program dan tugas yang dirancang oleh
seksi-seksi dijalankan dengan serius dan melibatkan seluruh anggota unit. Lebih
lanjut ia mengatakan agar kemandirian dalam unit ditingkatkan, mulai dari
hal-hal kecil, seperti mengganti lampu yang rusak, memperbaiki gagang pintu
yang rusak dan hal-hal kecil lainnya.
Pada akhir pertemuan, Fr. Ronny Subun SVD selaku sekretaris mengingatkan
kembali seluruh anggota unit tentang pentingnya mengadakan capitulum culpae
agar tidak terjadi kesalahpahaman antara anggota unit yang satu dengan anggota unit yang lainnya.
Di sini
Fr. Ronny Subun mau menekankan pentingnya kesadaran diri dari setiap anggota
unit agar seluruh program yang telah dipaparkan dan dirancang dapat dijalankan
dengan baik. Menutupi pertemuan ini, Fr. Piu Ngey menyampaikan terima kasih
atas seluruh partisipasi anggota unit dalam mengikuti kegiatan pemaparan
program. Ia juga mengajak seluruh anggota unit agar bekerja sama dalam
menyukseskan seluruh program yang telah dirancang.
Orlis pung cara lipat tangan ni aduhai benar le..๐๐
BalasHapusMantap Naldy..
Makasih ama๐๐
Hapus