![]() |
| (Rommy Sogen) |
Pada Akhirnya
Pada
akhirnya kita usai
segala remuk harus diteguk
segala resah harus dibenam
Walau isak tangis tak kuasa
sesungguhnya repih-repih sesal ini masih bertengger
entahlah, tapi yang terpenting untuk kita,segalanya harus diakhiri
Sebab menumpuk rindu di jalanan ini
segala remuk harus diteguk
segala resah harus dibenam
Walau isak tangis tak kuasa
sesungguhnya repih-repih sesal ini masih bertengger
entahlah, tapi yang terpenting untuk kita,segalanya harus diakhiri
Sebab menumpuk rindu di jalanan ini
sama dengan menanam duri tertajam
dan menginjaknya dengan sengaja
lalu menyesal sesat dengan mengatai diri tanpa malu
begitulah kita manusia, sadar ketika sudah jatuh
Kupikir sekali lagi dan akhirnya
sudahlah tulusmu sampai di sini
sudahlah setiamu berakhir ditapal kenyamanan ini
Pada akhirnya kita selesai
maaf kali ini kita mesti tegas
agar kelak jalan ini tidak tertebas
oleh sepi kita yang semakin bebas
dan menginjaknya dengan sengaja
lalu menyesal sesat dengan mengatai diri tanpa malu
begitulah kita manusia, sadar ketika sudah jatuh
Kupikir sekali lagi dan akhirnya
sudahlah tulusmu sampai di sini
sudahlah setiamu berakhir ditapal kenyamanan ini
Pada akhirnya kita selesai
maaf kali ini kita mesti tegas
agar kelak jalan ini tidak tertebas
oleh sepi kita yang semakin bebas
Pada akhirnya kita bebas merdeka mencintai mereka semua
Merdeka!!!
Merdeka!!!
Efrata, 19-08-20
Minggu Kelabu
: Sapardi Djoko Damono
Benang-benang pada sapu tangan kenangan
Masih kau rajut dengan lautan kata
Sesederhana ucapmu kemarin pada waktu yang kau sebut fana
Pada kenangan yang abadi di dalamnya
Selepas hujan bulan Juni kemarin
Engkau masih tabah, menambah jasa
Karena bagimu tiada yang lebih tabah selain hujan bulan Juni
Yang datang dan tiadanya tak pernah resah
Sebab engkau lebih tahu
Apa yang diucapkan kayu pada api
Sebab engkau lebih mengerti
Apa yang didambakan awan pada hujan
Engkau telah tiada
Engkau telah menjadi abu
Itulah jawaban yang kutemukan di medio Juli ini…
Yang mulianya kata
Bahagia di Surga yang sepi
Kita abadi
Di Dekat Kaki Tuhan
Pada hiruk pikuk debu
Pada bisingnya suara kereta
Mestinya ada sadar bahwa kita rapuh
Pada bisingnya suara kereta
Mestinya ada sadar bahwa kita rapuh
Pulanglah Tuan dan Puan
Sandarkan rindumu
Jangan malu-malu
Paling baik di dekat kaki Tuhan
Sandarkan rindumu
Jangan malu-malu
Paling baik di dekat kaki Tuhan
Efrata, 21-08-20
Petuah Ayah
Anakku………Menjejali setapak kearah kebun kita
selalu mengingatkan ayah akan jumlah bebatuan yang terpapar bengis di sana
bahkan ayah berfirasat bahwaia akan menanti jari kaki ayah untuk terantuk padanya
tapi, sayang ayah sudah mahir menapaki setapak itu
bahkan getir keringat pun berceloteh kapan ia akan tenang tenteram dalam tubuh ini
Anakku engkau tahu?
selalu mengingatkan ayah akan jumlah bebatuan yang terpapar bengis di sana
bahkan ayah berfirasat bahwaia akan menanti jari kaki ayah untuk terantuk padanya
tapi, sayang ayah sudah mahir menapaki setapak itu
bahkan getir keringat pun berceloteh kapan ia akan tenang tenteram dalam tubuh ini
Anakku engkau tahu?
Tanah rantau tak pernah ayah injak,
karena cinta ayah pada setapak itu teramat kekal.
Belajarlah dari cara ayah mencintai setapak ini
karena ayah tahu sekarang engkau juga sedang berjalan
karena ayah tahu sekarang engkau juga sedang berjalan
pada setapak yang jarang dilalui kebanyakan orang
Barangkali ada semak belukar meringis di sana.
Barangkali ada kerikil tajam yang menantimu di
sana.
Percayalah langkahmu tak akan mengkhianatimu,
kelak cerita kita tentang setapak menjadi bukti
bahwa kita selalu punya Dia,
yang merawat kita di setiap langkah yang kita jatuhkan.

Dahsayat sekali. Mantap anak-anak Efrata Gere. St. Vinsen A Paulo Bensa torang 🙏🙏🙏
BalasHapusTerima kasih banyak, pembaca setia Kak Roy Ndaing.
HapusMantap le puisinya...
BalasHapusTerima kasih Icong.
HapusHidup Gere...
BalasHapusTerima kasih banyak saudara Fancy Fadlizon.
HapusMantap kk puisinya🙏👍👍
BalasHapusTerima kasih saudari.
Hapusmantap makeng, lanjudkan 💪💪💪
BalasHapusTerima kasih banyak. Salve.
HapusSupeeee Fr...
BalasHapusTerima kasih. Sukses selalu.
HapusMantap no,teruslah barkarya n tetaplah menjadi yang terbaik...
BalasHapusNona selalu mendukungmu...
Terima kasih atas dukungannya, Tuhan berkati kita selalu.
Hapus